RESUME MAKALAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Oleh
Muhammad Farhan Aldiansyah
11160850000078
Prodi Perbankan Syariah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Jakarta
I. Judul Makalah
TELEKOMUNIKASI DAN JARINGAN
II. Penyusun
Muhammad Abdul Ghani Fakih, Ajeng Istiqomah, Asri Febrisa, Elvira Nurbilqisth dan Pinka Dini Pawestri.
III. Tempat dan Tanggal Resume
Bekasi, 20 April 2020
PENDAHULUAN A. Latar
Belakang
Dalam perkembangan zaman pada saat ini
jaringan dan telekomunikasi sangat erat hubungannya di kehidupan kita
seharihari dan tanpa kita sadari jaringan dan telekomunikasi sering digunakan
didalam keseharian kita. Contohnya saja handphone dan internet. Di era industri
4.0 ini, fungsi dari telekomunikasi dan jaringan mulai meluas. Sekarang sistem
tersebut dibutuhkan oleh seluruh instansi, termasuk perbankan. Oleh karena itu
perlu adanya pemahaman konsep dari telekomunikasi dan jaringan agar kedepannya
kita bisa mengoptimalkan kinerja dengan memanfaatkan telekomunikasi dan
jaringan secara maksimal.
B. NETWORKING
ENTERPRISE
1. Networked
Enterprise
Menurut
Manuel Castells, network enterprise adalah jaringan yang terbentuk dari
beberapa perusahaan, atau beberapa bagian dari beberapa perusahaan, atau
sebagian internal dari beberapa perusahaan.
Suatu sistem yang dikatakan baik, termasuk
jaringan enterprise, minimal harus mampu menjawab kriteria dasar keamanan
berikut ini:
a. Kerahasiaan
b. Kendali
akses
c. Autentifikasi
d. Integritas
e. Non-repudiation
2. Konsep
Jaringan
Dalam hal
ini konsep jaringan dibagi menjadi beberapa bagian sebagai berikut.
a. Konsep
Jaringan Berdasarkan Letak Geografis
1) LAN (Local
Area Network)
LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya
mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam
rumah, sekolah atau yang lebih kecil.
2) MAN (Metropolitan
Area Network)
MAN adalah Suatu jaringan dalam suatu kota dengan
transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti
kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan
dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km.
3) WAN (Wide
Area Network)
WAN adalah jaringan komputer yang mencakup area yang
besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan
negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang
membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
3. Tren
Telekomunikasi
Telekomunikasi
adalah pertukaran informasi dalam bentuk apapun (suara, teks, gambar, data,
audio, video) melalui jaringan berbasis komputer. Tren utama yang terjadi di
bidang telekomunikasi memiliki dampak yang signifikan terhadap keputusan
manajemen di bidang ini.
a. Tren Industri
Arena kompetitif bagi jasa telekomunikasi
telah banyak berubah dibanyak negara dalam beberapa tahun terakhir. Industri
telekomunikasi telah berubah dari monopoli yang diatur pemerintah ke pasar yang
telah mengalami deregulasi dengan pemasok yang bersaing ketat dalam jasa
telekomunikasi.
b. Tren Aplikasi
Bisnis
Saat ini tren aplikasi bisnis jaringan
telekomunikasi memainkan peran penting dan meluas dalam proses e-business
berbasis web, e-commerce, kerja sama perusahaan dan aplikasi bisnis
lainnya yang mendukung tujuan strategis, manajemen, dan operasional, baik di
perusahaan besar maupun perusahaan kecil.
4. Business
Value pada
Jaringan Telekomunikasi
Salah satu
kemampuan strategis dalam business value ini adalah mengatasi halangan
geografis: Menangkap informasi mengenai transaksi bisnis dari lokasi yang jauh.
Contoh penerapan e-Business nya adalah Menggunakan internet dan
ekstranet untuk mengirim pesan pelanggan dari tenaga penjual yang melakukan
perjalanan ke pusat data perusahaan untuk pemrosesan pesanan dan pengendalian
persediaan . Dan hal ini memiliki nilai bisnis berupa menyediakan layanan
pelanggan lebih baik dengan mengurangi penundaan dalam pemenuhan pesanan dan
memperbaiki arus kas dengan mempercepat penagihan ke pelanggan
5. Revolusi
Internet
Pertumbuhan
internet yang sangat pesat adalah fenomena revolusioner dalam komputasi dan
telekomunikasi. Internet telah menjadi jaringan yang terbesar dan terpenting
dari jaringan saat ini, dan telah berevolusi menjadi jalan tol informasi
(information superhighway) global. Internet semakin meluas seiring dengan
semakin banyaknya bisnis, organisasi, komputer dan jaringan yang bergabung
dengan web global ini. Internet tidak memiliki pusat atau pusat telekomunikasi
Indonesia.
Industri 4.0
merupakan konsep revolusi teknologi yang berbasis komunikasi berkesinambungan
melalui internet yang memungkinkan interaksi dan pertukaran informasi, bukan
hanya antara manusia dengan manusia, dan manusia dengan mesin, namun juga
diantara mesin-mesin itu sendiri (Cooper & James, 2009). Empat komponen
utama dalam industri 4.0 adalah Cyberphysical system (koneksi antara dunia
nyata dan dunia virtual), Internet of Things (IoT), Internet of Services (IoS)
dan Smart-factory (Roblek, Mesko & Krapez, 2016).
6. Business
Value pada
Internet
Kebanyakan
perusahaan membangun situs web e-business dan ecommerce untuk mencapai enam
nilai bisnis utama:
a. Menghasilkan
pendapatan baru dari penjualan online.
b. Mengurangi
biaya transaksi melalui penjualan online dan dukungan pelanggan .
c. Menarik pelanggan
baru melalui iklan dan pemasaran web serta penjualan online.
7. Peran
Internet dan Extranet
Dalam penggunaan teknologi, teknologi
seperti internet, intranet, extranet biasa digunakan. Internet adalah teknologi
yang muncul atas keinginan manusia untuk menyimpan/ berbagi dan mudah mengakses
informasi yang semakin meningkat setiap harinya. Berkat teknologi ini, orang
dapat mengakses informasi dari berbagai bidang dengan mudah, cepat dan aman
(Akgül, dan Gökçöl, 1995).
Extranet dapat didefinisikan sebagai
jaringan kerjasama terbuka untuk menghubungkan dan perusahaan ke pemasoknya,
pelanggan atau perusahaan lain yang berbagi target bersama dengannya dan
mendapatkan keuntungan dari teknologi internet saat melakukan hal ini (Algan,
1997).
Penggunaan teknologi informasi tidak
terbatas hanya pada perusahaan saja. Faktor-faktor seperti globalisasi,
informasi dan teknologi komunikasi yang berkembang pesat dengan efek yang
meningkat dan penurunan biaya, meningkatkan pembagian informasi aplikasi
pengelolaan pajak elektronik yang diperluas di seluruh dunia dan di negara kita
(Turner and Apelt, 2004).
C. ALTERNATIF
JARINGAN TELEKOMUNIKASI
1. Alternatif
Telekomunikasi
Telekomunikasi
adalah sebuah teknik yang mampu mengubah sistem teknologi informasi. Sangat
penting bagi pengguna untuk mengerti beberapa karateristik penting dari
komponen dasar jaringan telekomunikasi. Hal tersebut dapat membantu pengguna
untuk berpartisipasi secara efektif dalam membuat keputusan mengenai alternatif
telekomunikasi.
2.
Model Jaringan Telekomunikasi
Saat ini, Jaringan telekomunikasi biasanya
terdiri dari 5 (lima) kategori komponen dasar :
a. Terminal.
b. Telecommunications
Processors.
c. Media dan
saluran telekomunikasi berakhir yang mana data diterima dan dikirim.
d. Komputer.
e. Software
pengendali telekomunikasi.
3. Sinyal Analog
dan Digital
Sinyal Digital, Merupakan hasil teknologi
yang mengubah sinyal tersebut menjadi kombinasi ututan bilangan 0 dan 1 untuk
proses informasi yang mudah, cepat dan akurat. Sinyal tersebut disebut sebuah
bit. Sinyal analog, merupakan pemanfaatan gelombang elektromagnetik. Proses
pengiriman suara, misalnya pada teknologi telepon, dilewatkan melalui gelombang
elektromagnetik.
4. Media Telekomunikasi
Terdapat Jenis-jenis media telekomunikasi
sebagai berikut.
a. Twisted Pair
Wire Cable
b. Coaxial Cable
c. Fiber Optic
Cable
d. Wireless
5. Teknologi
Wireless
Pada saat ini perkembangan teknologi
wireless tumbuh dan berkembang dengan pesat, dimana setiap saat kita selalu
membutuhkan sarana telokominikasi, hal ini dapat terbukti dengan semakin
banyaknya pemakaian telepon selular, selain itu berkembang pula teknologi
wireless yang digunakan untuk akses internet\: Infrared (IR) ; Wireless wide
area network (bluetooth) ; Radio Frequency (RF) ; Wireless personal area
network /telepon seluler(GSM/CDMA) ; Wireless lan (802.11).
6.
Processor Telekomunikasi
Terdapat beberapa macam processor
telekomunikasi sebagai berikut ini :
a.
Modem : Modem
mengubah sinyal digital dari computer atau terminal pengirim menjadi frekuensi
analog yang dapat ditransmisikan melaui saluran telefon, dan begitu juga
sebaliknya mengubah data analog menjadi data digital.
b.
Multiplexer : prosesor
telekomunikasi yang mengijikan saluran komunikasi tunggal untuk membawa data
transmisi simultan dari berbagai terminal. Interfacing Module : berupa
seperangkat rangkaian elektronik yang mengendalikan kerja bagian dalam hard
disk, memproses data dari head dan menghasilkan data yang siap dibaca oleh
proses selanjutnya.
c.
Private Branch Exchange (PBX) : processor komunikasi yang memberi pelayanan sebagai alat pengubah
saluran telepon di area kerja dengan saluran telepon lokal perusahaan.
7.
Software Telekomunikasi
Software telekomunikasi adalah software yang berguna dalam proses
komunikasi elektronik, khususnya yang menggunakan transmisi audio dalam
beberapa cara. Ada berbagai software yang dirancang untuk menangani
telekomunikasi fungsi dalam berbagai pengaturan, mulai dari software sederhana
yang diinstal dan digunakan oleh pengguna, hingga software yang digunakan untuk
mengendalikan fungsi seluruh jaringan.
8.
Topologi Jaringan
Terdapat beberapa topologi jaringan sebagai berikut
ini.
a. Topologi
Bintang : bentuk
topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau
pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya
menengah.
b. Topologi
Cincin : topologi
jaringan dimana setiap titik terkoneksi ke dua titik lainnya, membentuk jalur
melingkar membentuk cincin.
c. Topologi BUS : kedua unjung jaringan harus diakhiri
dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya.
Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC.
d. Topologi mesh
: menerapkan
hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk
membentuk jaringan.
e. Topologi Pohon : sebagai topologi jaringan bertingkat.
Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki
yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang
rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi
9.
Protokol dan Arsitektur Jaringan
Protokol adalah sebuah set standar dari aturan dan prosedur untuk
mengendalikan komunikasi didalam jaringan. Standar-standar ini diperuntukkan
hanya pada satu peralatan manufaktur saja atau satu macam jenis telekomunikasi.
Tujuan dari arsitektur jaringan adalah untuk mengenalkan sebuah
keterbukaan, simple, fleksibel dan lingkungan telekomunikasi yang efisien.
10.
Alternatif Bandwith
Kapasitas dan kecepatan komunikasi suatu jaringan telekomunikasi
dapat di artikan sebagai bandwith. Besaran yang menunjukkan seberapa banyak
data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network.
Rentang frekuensi saluran telekomunikasi ini menentukan tingkat
transmisi maksimum saluran. Kecepatan dan kapasitas data laju transmisi
biasanya diukur dalam bit per detik (bps).
Bandwidth merepresentasikan kapasitas suatu koneksi. Semakin besar
kapasitas, maka semakin besar kemungkinan bahwa kinerja yang lebih besar akan
mengikuti. Dengan demikian, bandwidth yang lebih besar memungkinkan jumlah data
yang lebih besar untuk berpindah dari satu titik ke titik lainnya dengan kecepatan
lebih besar.
11.
Alternatif Switching
Telepon biasa dihubungkan dengan sirkuit switching, dimana sebuah
sirkuit dimasukan untuk mendirikan sebuah saluran diantara pengirim dan
penerima dan selalu terbuka sampai sesi/ bagian komunikasi menjadi lengkap.
Dalam pesan Switching, pesan mentransmit sebuah blok(Block) pada waktu yang
sama dari switching satu ke lainnya. Metode ini disebut Store and Forward
transmision. Karena pesan akan disimpan oleh alat Switching sebelum
ditransmisi.
12.
Network Interoperability
Jaringan Interoperabilitas adalah terus kemampuan untuk mengirim
dan menerima data interkoneksi antara jaringan memberikan tingkat kualitas yang
diharapkan oleh pengguna akhir pelanggan tanpa dampak negatif dengan mengirim dan menerima atau jaringan.
Interoperabilitas ini memastikan bahwa siapa pun di mana saja di
satu jaringan dapat berkomunikasi dengan siapa saja di mana saja di jaringan
lain tanpa harus khawatir berbicara bahasa umum dari perspektif telekomunikasi.

0 komentar:
Posting Komentar