RESUME MAKALAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Oleh
Muhammad Farhan Aldiansyah
11160850000078
Prodi Perbankan Syariah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Jakarta
I. Judul Makalah
SISTEM PERDAGANGAN ELEKTRONIK
II. Penyusun
Andika Nur Fajriansyah, Fariza Dwi Rahayu, Syifa Saniyah Nurjanah, dan Maulia Farha.
III. Tempat dan Tanggal Resume
Bekasi, 20 April 2020
A. Latar
Belakang
Persaingan bisnis yang makin ketat, dan
semakin singkatnya siklus hidup produk dan jasa yang ditawarkan, serta semakin
tingginya tuntutan konsumen terhadap produk dan jasa yang ditawarkan, maka
perusahaan berusaha mencapai terobosan baru untuk mengantisipasi perubahaan.
Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi kini hampir semua aktivitas
organisasi telah menggunakan aplikasi dan otomatisasi teknologi informasi dan
cenderung mengarah pada upaya menggantikan sebagian aktivitas manajemen
operasional dan manajemen tingkat menengah alat bantu seperti E-mail, Voice
mail , Internet, Video Conferecing, Electronik, Telephone Celluler, dan
berbagai teknologi informasi lainnya kini semakin banyak digunakan.
B. Dasar
Perdagangan Elektronik
1. Pengenalan E-
E-Commerce
sendiri didefinisikan sebagai ‘a series of activities that includes
Electronic Data Interchange (EDI), Supply Chain Management tools, and
Electronic Payment Systems’. E-commerce sendiri berasal dari layanan EDI
(Electronic Data Interchange), layanan EDI ini telah berkembang sedemikian
pesatnya di negara-negara yang mempunyai jaringan komputer dan telepon. Jika
sebelumnya kita telah sering menggunakan media elektronik seperti telepon, fax,
hingga handphone untuk melakukan perniagaan / perdagangan, sekarang ini, kita
dapat menggunakan internet untuk melakukan perniagaan. E-Commerce memiliki
beberapa jenis, yaitu: Business to business (B2B), Business to consumer (B2C),
Consumer to consumer (C2C), Government: G2G, G2B, G2C.
2. Lingkup E-Commerce
Dalam hal
ini ruang lingkup e-commerce dibagi menjadi beberapa bagian sebagai berikut.
a. Electronic Business
Merupakan lingkup aktivitas perdagangan
secara elektronik dalam arti luas serta terpenting dan terbesar dari e-business
adalah ecommerce, dimana berbagai aktivitas transaksi jual beli dilakukan
melalui medium internet. Salah satu cara yang dapat dipergunakan untuk dapat
mengerti batasan-batasan dari sebuah ecommerce adalah dengan mencoba mengkaji
dan melihat fenomena bisnis tersebut dari berbagai dimensi, yaitu :
1) Teknologi
Kontributor terbesar yang memungkinkan terjadinya ecommerce adalah teknologi
informasi, tidak dapat dipungkiri bahwa arena jual beli di dunia maya terbentuk
karena terhubungnya berjuta-juta komputer ke dalam sebuah jaringan raksasa
(internet).
2) Marketing
dan “New Consumer Processes”. Dari segi pemasaran, e-commerce sering dilihat
sebagai sebuah kanal atau cara baru
untuk berhubungan dengan pelanggan
3) Electronic
Linkage. Dengan adanya e-commerce, maka dua buah divisi dapat bekerja sama
secara efisien melalui pertukaran data elektronis
3. Pentingnya E-Commerce
a. Orang yang
ingin membeli barang atau hanya melakukan
transaksi lewat internet.
b. Membutuhkan
akses internet dan interface-nya menggunakan web browser Menjadikan portal
e-commerce / e-shop tidak sekedar portal belanja, tapi menjadi tempat
berkumpulnya komunitas dengan membangun basis komunitas, membangun konsep pasar
bukan sekedar tempat jual beli.
c. Sebagai
pusat informasi(release,product review, konsultasi, etc) Pengelolaan yang
berorientasi pada pelayanan, kombinasi konsepsi pelayanan konvensional dan
virtual : Responsif (respon yang cepat dan ramah), Dinamis,Informatif dan
komunikatif .
4. Proses
Pembayaran Elektronik
Salah satu Mekanisme transaksi elektronik
dengan e-commerce dimulai dengan adanya penawaran suatu produk tertentu oleh
penjual (misalnya bertempat kedudukan di USA) di suatu website melalui server
yang berada di Indonesia (misalnya detik.com). Apabila konsumen Indonesia
melakukan pembelian, maka konsumen tersebut akan mengisi order mail yang telah
disediakan oleh pihak penjual. Adapun cara transaksi pada e-commerce,
permintaan pelanggan dikirim ke pedagang, kemudian setelah diterima oleh
pedagang dan diverifikasi oleh pedagang, kemudian pelanggan yang melakukan
pembayaran yang kemudian akan masuk ke server pembayaran. Pembayaran dapat
dilakukan melalui kartu kredit, smart cards, rekening bank, dan sebagainya.
Tapi disini alat pembayaran yang lebih aman dengan menggunakan Paypal.
C. Aplikasi dan
Persoalan E-Commercei
1. Tren
Aplikasi E-Commerce
Tren
aplikasi e-commerce digunakan secara online dengan menggunakan web-web atau
situs-situs yang tersedia, seperti www.amazon.com, www.e-bay.com, www.shopping
.com dan lainya. Situs akan di-update secara terus menerus, misal:
a. Produk-produk
baru ditambahkan pada catalog
b. Daftar
harga-harga disesuaikan
c. Iklan dan
promosi baru dipublikasikan.
2.
Business to-Consumer E-Commerce
Kelompok ini disebut juga transaksi pasar.
B2C melibatkan interaksi dan transaksi antara sebuah perusahaan penjual dan
para konsumen. Pada transaksi pasar, konsumen mempelajari produk yang
ditawarkan melalui publikasi elektronik, membelinya dengan elektronik cash dan
system secure payment, kemudian minta agar barang dikirimkan.
3. Kebutuhan Web
Store
Kebutuhan web store dinilai berdasarkan beberapa
factor berikut:
a. Petunjuk dan
Informasi Pasar, yaitu sebagai alat bantu yang bermanfaat bagi pengunjung .
misalnya informasi tentang indeks saham, berita terbaru, kalkulator serta alat
bantu pengambilan keputusan.
b. Harga, yaitu
harga produk djual.
c. Pelayanan
Konsumen, yaitu tingkat pemberian tanggapan dan kualitas email serta pelayanan
pusat informasi konsumen.
d. Fasilitas
dan Isi Web, yaitu ketersediaan pengecekan barang dengan hanya satu klik,
hadiah, keterangan produk, serta tanggapan dari para konsumen.
4. Business-to-Business
E-Commerce
Kelompok ini
disebut sebagai transaksi antar perusahaan. B2B menyetakan penjualan produk
atau jasa yang melibatkan beberapa perusahaan dan dilakukan secara system
otomatis. Umunya, perusahaan–
perusahaan yang terlibat adalah pemasok, distributor, pabrik, took, dll.
Keuntungan B2B, jika dikerjakan dengan benar, dapat menghemat biaya,
meningkatkan pendapatan, mempercepat pengiriman, mengurangi biaya administrasi,
dan meningkatakan layanan kepada pelanggan.
5. E-Commerce Marketplace
E-commerce dalam pasar berfungsi sebagai pangsa pasar global yang tiada batas
dengan tidak adanya kalangan yang dibuat oleh pemerintah. Pemerintah U.S telah
memasukkan “Global Framework for Electronic Commerce” di internet, yang
menerangkan kerangka pengaturan pasar yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi
pertumbuhan ekonomi digital yang menawarkan fleksibel, solusi
industri yang secara efektif akan mengatasi masalah yang timbul.
6.
Click dan Bricks di E-Commerce
Click and
brick adalah suatu strategi yang dilakukan oleh perusahaan dengan menggunakan
internet (clicks) dan toko sebagaimana penjualan tradisional (bricks), jadi
perusahaan memiliki toko virtual atu toko yang sesungguhnya. Beberapa aplikasi
umum yang berhubungan dengan ecommerce adalah :
a. E-mail dan
Messaging
b. Content
Management Systems
c. Dokumen,
spreadsheet, database
d. Akunting dan
sistem keuangan
e. Informasi
pengiriman dan pemesanan
f.
Pelaporan informasi dari klien dan
enterprise
g. Sistem
pembayaran domestik dan internasional
h. Newsgroup
i.
On-line Shopping
j.
Conferencing
k. Online
Banking/internet Banking
l.
Product Digital/Non Digital
D.
Model-Model E-Commerce di Indonesia
Iklan Baris, merupakan salah satu bentuk e-commerce yang tergolong
sederhana, bisa dianggap sebagai evolusi dari iklan baris yang biasanya ditemui
di koran-koran ke dalam dunia online. Penjual yang menggunakan social media
atau forum untuk beriklan, biasanya tidak bisa langsung menyelesaikan transaksi
pada website yang bersangkutan. Namun penjual dan pembeli harus berkomunikasi
secara langsung untuk bertransaksi. Contoh iklan baris : Tokobagus, Berniaga,
dan FJB-Kaskus.
Retail, merupakan jenis e-commerce yang dimana semua proses jual-beli
dilakukan melalui sistem yang sudah diterapkan oleh situs retail yang
bersangkutan. Oleh karena itu, kegiatan jual-beli di retail relatif aman, namun
biasanya pilihan produk yang tersedia tidak terlalu banyak, atau hanya fokus ke
satu-dua kategori produk. Contoh retail : Berrybenzka, Zalora, dan Lazada.
Marketplace, bisa dianggap sebagai penyedia jasa mall online, namun
yang berjualan bukan penyedia website, melainkan anggota-anggota yang mendaftar
untuk berjualan di website marketplace yang bersangkutan. Marketplace umumnya
menyediakan lapisan keamanan tambahan untuk setiap transaksi yang terjadi,
seperti sistem pembayaran escrow atau lebih umum dikenal sebagai
rekening bersama.
E.
Manfaat dari perdagangan melalui jaringan elektronik
Dari segi pengelompokkan manfaatnya,
dapat dilihat dari :
1. Keuntungan bagi perusahaan
a.
Perluasan
jaringan mitra bisnis. Pada perdagangan tradisional, sangatlah sulit suatu
perusahaan, menemukan letak geografis mitra bisnisnya yang berada di negara
lain ataupun benua lain.
b.
Efisien.
Terbilang sangat efisien, karena setiap perusahaan tidak memerlukan peralatan
untuk menjalankan bisnis ini, dan hanya butuh internet semata. Dan menurunkan
segala tingkat biaya operasional, agar terkesan tidak mahal. Karena dijalankan
melalui jalur online.
c.
Perluasan
pasar. Jangkauan akan semakin sangat luas, karena tidak dibatasi oleh letak
geografis dimanapun perusahaan itu berada.
d.
Memperpendek
Jarak. Perusahaan-perusahaan dapat lebih mendekatkan diri dengan konsumen.
Dengan hanya mengklik link-link yang ada pada situs-situs. Konsumen dapat
menuju ke perusahaan dimana pun saat mereka berada.
2. Keuntungan Bagi Konsumen
a.
Efektif.
Konsumen dapat memperoleh informasi tentang produk atau jasa yang dibutuhkan
dan bertransaksi dengan cara cepat dan murah.
b.
Aman
secara fisik. Konsumen tidak perlu mendatangi toko tempat perusahaan menjajakan
barangnya dan ini memungkinkan konsumen dapat bertransaksi dengan aman sebab
didaerah-daerah tertentu mungkin sangat berbahaya jika berkendaraan dan membawa
uang tunai dalam jumlah yang sangat besar.
c.
Fleksibel.
Konsumen dapat melakukan transaksi dari berbagai lokasi, baik dari rumah,
kantor, warnet atau tempat lainnya.
3. Keuntungan Bagi Masyarakat Umum
a.
Mengurangi
Polusi dan Pencemaran Lingkungan. Dengan adanya e-commerce yang dapat dilakukan
dimana saja, customer tidak perlu melakukan perjalanan ke toko-toko, dimana hal
ini pada gilirannya akan mengurangi jumlah kendaraan yang ada dijalanan.
Berkurangnya kendaraan dijalanan berarti menghemat bahan bakar (BBM) dan
mengurangi tingkat polusi udara yang diakibatkan kendaraan bermotor yang dapat
mencemari lingkungan.
b.
Membuka
Peluang Kerja Baru. Era e-commerce akan membuka peluang-peluang kerja baru bagi
mereka yang tidak buta teknologi. Muncul pekerjaan baru seperti pemrogram
komputer, perancangan web, ahli dibidang basis data, analisis sistem, ahli
dibidang jaringan komputer, dan sebagainya.
c.
Menguntungkan
Dunia Akademis. Berubahnya pola hidup masyarakat dengan hadirnya e-commerce,
kalangan akademisi akan semakin diperkaya dengan kajian-kajian psikologis,
antropologis, sosial-budaya, dan sebagiannya yang berkaitan dengan cara dan
pola hidup yang berkaitan dengan dunia maya. Selain itu dampak langsung dari
hadirnya internet secara langsung akan menantang kiprah ilmuwan dibidang teknik
komputer, teknik telekomunikasi, elektronika, pengembangan perangkat lunak, dan
sebagainya.
d.
Meningkatkan
Kualitas Sumber daya Manusia E-commerce, seperti juga teknologi komputer pada
umumnya, hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang tidak gagap teknologi,
sehingga pada gilirannya akan merangsang orang-orang untuk mempelajari
teknologi komputer demi kepentingan mereka sendiri. Selain itu dalam melakukan
ecommerce, seseorang suatu saat mungkin akan tersesat ke situs-situs
berkualitas yang akan meningkatkan pemahaman orang yang bersangkutan.
F.
Kendala Perdagangan melalui Jaringan Elektronik
1.
Biaya
tinggi
Maksudnya ialah untuk melakukan atau membuka perdagangan secara
online itu sangat membutuhkan biaya yang tidak sedikit, karena itu biasanya
bisnis ini di lakukan oleh kalangan menengah keatas,tetapi ada juga dari
kalangan menengah kebawah untuk menekuni bisnis ini.
2.
Masalah
keamanan
Yang di maksud adalah dalam e-commerce masalah keamannya masih
banyak yang di ragukan, banyak juga pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab
menyalah gunakan system seperti ini, seperti :
a.
Penipuan
dengan carapencurian identitas dan membohongi pelanggan.
b.
Hukum
yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini.
c.
Perangkat
lunak yang tidak tersedia
d.
Tidak
semua perusahaan ikut dalam keramaian perdagangan melalui jaringan elektronik
3.
Kekurangan e-commerce bagi organisasi/perusahaan :
a.
Keamanan
sistem rentan diserang.
b.
Persaingan
tidak sehat
c.
Masalah
kompabilitas teknologi lama dengan yang lebih baru
4.
Kekurangan e-commerce bagi konsumen :
a.
Perlunya
keahlian komputer.
b.
Biaya
tambahan untuk mengakses internet.
c.
Biaya
peralatan computer.
d.
Risiko
bocornya privasi dan data pribadi.
e.
Berkurangnya
waktu untuk berinteraksi secara langsung dengan orang lain.
f.
Berkurangnya
rasa kepercayaan karena konsumen berinteraksi hanya dengan komputer.
5.
Kekurangan e-commerce bagi masyarakat :
a.
Berkurangnya
interaksi antar manusia
b.
Kesenjangan
sosial
c.
Adanya
sumber daya yang terbuang
d.
Sulitnya
mengatur internet

0 komentar:
Posting Komentar